The Greatest Gift is Time

Seluruh kehidupan berkisar kasih.

Belajar mengasihi tanpa mementingkan diri sendiri bukan pekerjaan mudah. Hal ini bertentangan dengan sifat kita yang mementingkan diri sendiri. Itulah sebabnya kita diberi waktu seumur hidup untuk mempelajarinya.

Kasih tidak dapat dipelajari dalam keterasingan. Kita harus berada di sekitar orang-orang, yaitu orang-orang yang menjengkelkan, yang tidak sempurna, dan yang mengecewakan.

Kasih seharusnya jadi prioritas utama, tujuan utama, dan ambisi terbesar kita. Kasih bukanlah bagian yang baik dari kehidupan kita, tetapi kasih merupakan bagian terpenting.

Belajar mengasihi dapat diwujudkan melalui sebuah hubungan. Dan kesibukan adalah musuh terbesar bagi hubungan. Tujuan hidup adalah belajar mengasihi, yaitu mengasihi Allah dan sesama. Kehidupan tanpa kasih sama dengan nihil.

Kasih meninggalkan suatu warisan. Bagaimana kita memperlakukan orang lain, bukan kekayaan atau keberhasilan. Seperti kata Bunda Teresa, “Bukan apa yang Anda kerjakan, melainkan seberapa besar kasih yang Anda curahkan pada pekerjaan itulah yang penting.” Kasih adalah rahasia warisan kekal.

Ketika kehidupan di dunia berakhir, manusia tidak minta dikelilingi oleh benda-benda. Yang kita ingin ada di sekeliling kita adalah orang-orang, yakni orang-orang yang kita kasihi dan yang dengan mereka kita memiliki hubungan.

Pada saat-saat terakhir kita, kita semua menyadari bahwa hubungan sangat penting dalam kehidupan. Bijaksanalah orang yang mempelajari kebenaran tersebut lebih awal dan tidak terlambat. Jangan menunda sampai mendekati ajal baru kita memahami bahwa tidak ada yang lebih penting dari hubungan.

Salah satu cara Allah mengukur kedewasaan rohani adalah dengan kualitas hubungan kita. Allah akan meninjau bagaimana kita memperlakukan orang lain, khususnya orang-orang yang membutuhkan pertolongan.

Waktu merupakan pemberian yang paling berharga. Kita bisa membuat banyak uang, tetapi kita tidak bisa membuat lebih banyak waktu. Ketika kita memberikan seseorang waktu yang kita punya, kita sedang memberi mereka satu bagian dari kehidupan kita yang tidak akan pernah kita dapatkan kembali. Waktu kita adalah kehidupan kita sendiri. Itulah sebabnya mengapa pemberian terbesar yang bisa kita berikan kepada seseorang adalah waktu kita.

Tidaklah cukup untuk hanya mengatakan hubungan itu penting; kita harus membuktikannya dengan menginvestasikan waktu di dalam hubungan. Karena hubungan membutuhkan waktu dan usaha.

Inti dari kasih bukanlah apa yang kita pikirkan atau kerjakan atau berikan kepada orang lain, melainkan seberapa banyak kita memberikan diri kita sendiri. Pemberian karena kasih yang paling diinginkan bukanlah permata atau bunga mawar atau cokelat, melainkan perhatian yang terfokus. Karena begitu terpusat pada orang lain sehingga kita melupakan diri kita sendiri pada saat tersebut.

Kapanpun kita memberikan waktu kita, sebenarnya kita sedang membuat suatu pengorbanan, dan pengorbanan ialah inti dari kasih. Kita bisa memberi tanpa mengasihi, tetapi kita tidak mungkin mengasihi tanpa memberi. Dan waktu yang terbaik untuk mengasihi adalah sekarang. Karena kita tidak tahu berapa lama kita akan memiliki kesempatan itu.

Kehidupan paling baik dijalani dengan kasih. Kasih paling baik diekspresikan dengan waktu. Waktu terbaik untuk mengasihi ialah sekarang.

“Allah, apapun yang aku kerjakan hari ini, aku ingin memastikan bahwa aku menggunakan waktu untuk mengasihi-Mu dan mengasihi orang lain, karena inilah inti kehidupan. Aku tidak ingin menyia-nyiakan hari ini.”
– Rick Warren

“Jika kau mempunyai kemampuan untuk berbuat baik kepada orang yang memerlukan kebaikanmu, janganlah menolak untuk melakukan hal itu. Janganlah menyuruh sesamamu menunggu sampai besok, kalau pada saat ini juga engkau dapat menolongnya.”
– Amsal 3 : 27-28 (BIS)

 

 

 

Sumber : diadaptasi dari Buku The Purpose Driven Life  – Bab 16 “Hal Yang Paling Penitng”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s