[repost] Bertemu di Tengah

Manna Sorgawi
Minggu, 15 September 2013
[repost] Bertemu di Tengah

Mazmur 37:23-24; Kejadian 50:20

Terowongan Eurotunnel merupakan terowongan bawah laut terpanjang di dunia yang menghubungkan Folkestone di Inggris dengan Coquelles dekat Calais di Prancis Utara. Panjang keseluruhannya mencapai 50.45 km, di mana 39 km di antaranya terletak di bawah laut, yakni di bawah Selat Inggris. Cukup waktu dua puluh menit untuk menempuh terowongan ini dengan menggunakan kereta berkecepatan tinggi.

Pembangunan terowongan Eurotunnel atau biasa disebut Chunnel, singkatan dari Channel Tunnel, merupakan pekerjaan luar biasa. Saking besarnya dana yang diperlukan, sampai dibentuk sebuah konsorsium beranggotakan 50 bank besar untuk memberikan pinjaman. Pengeboran Eurotunnel dimulai secara bersamaan, baik dari sisi Inggris maupun dari sisi Prancis. Tantangan terbesarnya adalah memastikan bahwa pengeboran ini akan benar-benar bertemu di tengah. 1 Desember 1990 menjadi momentum mengharukan saat pengeboran terakhir yang menghancurkan dinding batu mempertemukan Graham Fagg, pekerja dari sisi Inggris dan Philippe Cozetter, pekerja dari sisi Prancis. Mereka menjadi orang pertama yang berjabat tangan melalui lubang pertemuan tersebut. Beberapa saat kemudian, ratusan pekerja menyeberang dari satu sisi ke sisi lainnya untuk merayakan pencapaian luar biasa tersebut. Untuk pertama kalinya, Inggris dan Prancis terhubung! Setelah melalui serangkaian uji coba, akhirnya Chunnel resmi dibuka untuk publik pada tanggal 6 Mei 1994.

Tahukah Anda bahwa sesungguhnya Tuhan sudah bergerak, bahkan sebelum kita memintanya dalam doa. Saat kita berdoa meminta kehidupan yang lebih baik, Tuhan bekerja dari dua sisi. Dari sisi yang satu, Tuhan mempersiapkan kita. Tuhan tidak serta-merta menjawab doa kita. Dia terlebih dahulu memoles kita supaya pantas menerima “berkat” itu. Hal itu dilakukanNya supaya kita mendapatkan berkat yang spesial, tepat seperti yang kita doakan. Dari sisi yang lain, Tuhan juga mempersiapkan orang-orang atau hal-hal yang akan menjadi saluran “berkat” itu. Pada waktuNya, kita dan berkat itupun bertemu.

Jauh hari sebelum kelaparan melanda seluruh bumi, Tuhan sudah mengirim Yusuf ke Mesir. Meski dengan cara yang menyakitkan karena harus dijual sebagai budak, lalu difitnah dan dimasukkan ke dalam penjara, tetapi lewat kehadiran Yusuf di Mesir, keluarga besar Yakup terpelihara. Cara kerja Bapa di Sorga begitu sistematis. Yang perlu kita lakukan hanyalah percaya dan sabar menanti waktunya Tuhan. Bila saat ini kita sedang diliputi masalah, imani bahwa dari ujung sana Tuhan sedang mempersiapkan jawaban doa buat kita. Langkah kita diaturnya supaya sampai kepada tujuan. Jangan keraskan hati ketika Tuhan sedang menuntun kita menuju sebuah arah. Teruslah berjalan di jalur tersebut, kita pasti sampai kedapa masa depan indah yang Tuhan sudah siapkan.

DOA

Aku bersyukur memiliki Tuhan yang bekerja dengan cara yang ajaib. Engkau menyediakan jawaban, bahkan sebelum aku memintanya di dalam doa. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin

Bahwa Tuhan tidak pernah dusta dan rencanaNya tidak pernah gagal, apa lagi yang perlu dikhawatirkan?

Providensia Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s