RancanganKu bukan Rancanganmu

Manna Sorgawi
Kamis, 15 Agustus 2013
[repost] Pertolongan Tuhan Terlambat?

Yesaya 55:8
 “Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN.”

Zaman sekarang semuanya serba instan. Ada kopi instan, mie instan, sambal instan, perawatan kecantikan yang instan, penurun berat badan yang instan, bahkan ada juga pernikahan yang instan. Terkadang disadari atau tidak, semua yang serba instan membuat pola pikir kita pun menjadi instan, sehingga tidak jarang kita kerap memaksakan segala sesuatu sesuai dengan kehendak kita.

Saat ini mungkin segala sesuatu yang serba instan sangat diminati oleh kebanyakan orang, tetapi tidak selalu demikian dengan Tuhan. Dalam rancanganNya, kadang Tuhan menginginkan kita agar melewati proses, sehingga kemuliaanNya dapat dinyatakan.

Kisah kematian Lazarus dapat kita soroti. Maria, Marta, dan Lazarus adalah tiga bersaudara yang cukup dekat dengan Yesus. Ketika Lazarus sakit, kedua saudarinya mengirim pesan kepada Yesus. Saat itu, Yesus terkesan sengaja berlama-lama untuk datang, bahkan hingga akhirnya Lazarus meninggal dunia pun, Yesus tidak kunjung datang. Tetapi sebelumnya Yesus sudah meyakinkan mereka bahwa penyakit yang diderita Lazarus tidak akan membawanya kepada kematian, namun oleh karena penyakit itulah nama Tuhan akan dipermuliakan. Ketika Lazarus sudah dikubur empat hari lamanya, barulah Yesus datang. Saat mengetahui kedatangan Yesus, Marta dan Maria berkata kepadaNya, “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak akan mati.” (Yoh 11:21) Namun, hal ini dilakukanNya bukan tanpa alasan, Yesus menginginkan banyak orang menjadi percaya. Jika Yesus datang pada saat Lazarus sakit, makanya hanya akan ada sedikit orang yang menjadi percaya, tetapi Dia membuat segala sesuatu tepat pada waktunya dan akhirnya banyak orang menjadi percaya. Alkitab mencatat, “Banyak di antara orang-orang Yahudi yang datang melawat Maria dan yang menyaksikan sendiri apa yang telah dibuat Yesus, percaya kepada-Nya.” (Yoh 11:45)

Terkadang kita bersikap seperti Marta dan Maria. Ketika permasalahan menghimpit, kita meminta Tuhan untuk menolong kita dengan segera. Bahkan seiring berjalannya waktu, kita merasa bahwa Tuhan terlalu lama merespon atau tidak merespon doa-doa kita. Bukankah Tuhan bekerja dengan cara yang ajaib, cara yang tidak akan pernah terselami oleh pemikiran manusia? Dan, bukankah waktu Tuhan itu tepat dan indah?

Mungkin saat ini kita mengalami masalah yang sangat menguras air mata kita, menguras habis tenaga, waktu, bahkan pikiran kita. Mungkin saat ini kita merasa Tuhan terlalu lama merespon doa-doa kita, bahkan merasa Tuhan tidak meresponnya. Atau, mungkin saat ini kita merasa hanya ada sedikit harapan yang tersisa untuk percaya bahwa mujizat akan terjadi. Ingatlah, waktu kita bukanlah waktu Tuhan. Tuhan meminta kita untuk sedikit lebih lama menunggu, agar kemuliaanNya dapat dinyatakan dalam hidup kita, bahkan dalam kehidupan orang banyak. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil dan tidak pernah ada kata terlambat.

DOA

Tuhan, berilah aku kesabaran dan kesetiaan di dalam menanti pertolonganMu, sehingga kemuliaanMu bisa dinyatakan. Dalam nama Yesus aku memohon. Amin.

Jadilah pribadi yang sabar, tekun dan tetap tenang menanti pertolongan Tuhan.

“Di setiap lembah, ada jalan menuju puncak.” ~Anonim

♫ ajarku berharap hanya kepadaMu, taat dan setia kepadaMu, Tuhan ♫

God's Plan

Be Patient

He is Acting

Hold On

Don't Worried

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s