Amsal 27 Ayat 17

[repost] Vitamin Kehidupan

Manna Sorgawi, 14 Juli 2013
Amsal 27:17; Mazmur 133:1

Kehidupan asrama telah banyak mengajariku mengenai arti persahabatan. Awalnya aku berpikir, mengapa aku harus memiliki banyak sahabat dengan berbagai karakter, dan bagaimana aku bisa bergaul dengan mereka semua? Namun, setelah menjalaninya, aku mendapat bahwa masing-masing sahabatku turut membantuku untuk membawa keluar bagian yang “berbeda” dari diriku, yaitu potensi dan keunikanku. Aku mempunyai seorang sahabat yang dengannya aku dituntut untuk selalu bersikap sopan. Namun, dengan sahabat lain, aku bisa bercanda dan tertawa lepas. Dengan yang satu lagi, aku duduk manis dan berbicara mengenai hal-hal serius, yang membantuku untuk maju. Ada sahabat yang sepertinya kurang begitu dekat denganku. Namun, dengan yang lain lagi aku merasakan kedekatan bagai seorang saudara, makan dan minum bersama. Dengan satu sahabat aku mendengarkan masalahnya dan memberi nasihat. Tetapi, tak dimungkiri dari sahabat yang lain, aku yang mendengarkan nasihat dari dia. Kini aku menemukan bahwa semua sahabatku seperti potongan-potongan di dalam puzzle. Di mana ketika semua selesai disatukan, akan membentuk sesuatu yang sempurna. Demikianlah sahabat-sahabatku, merekalah yang turut melengkapi keutuhan dan keindahan hidupku. Mereka memahami diriku lebih baik daripada aku memahami diriku sendiri. Mereka mendukungku untuk melalui hari-hari baik dan kurang baik. Kini jarak telah memisahkan kami masing-masing, namun yang aku tahu bahwa sekarang mereka telah mendapat tempat di hatiku sebagai sahabat-sahabat terbaikku.

Hakikat penciptaan manusia adalah relasi. Tuhan tidak semata-mata menciptakan Hawa bagi Adam sekedar sebagai pasangan yang sepadan. Lebih dari itu, nilai penciptaan laki-laki dan perempuan menunjukkan adanya kebutuhan dalam berelasi, yaitu menjalin persahabatan. Mungkin seiring berjalannya waktu, kita bisa terluka dan marah dalam menjalani persahabatan. Kita marah karena perbedaan pendapat, karakter, dsb. Tetapi, bagaimanapun karakter sahabat-sahabat kita itu, mereka turut membentuk karakter kita menjadi lebih baik.

Pilihan sikap dan cara berpikir kita akan memberi kekuatan untuk melihat indahnya nilai persahabatan. Kita harus mencoba untuk melihat sisi lucu dan tertawa bersama, serta saling mendoakan di saat-saat sulit. Karena, semua sahabat itu baik bagi pertumbuhan kita. Mereka adalah vitamin bagi kesehatan jiwa, juga fisik kita. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang berada di lingkaran sosial yang kuat memiliki resiko depresi dan stroke yang lebih sedikit. Kehangatan persahabatan mampu menghentikan stres. Dan bahkan di saat-saat yang paling intens, dapat mengurangi kemungkinan serangan jantung atau stroke sebesar 50%. Untuk itu, sadarilah begitu pentingnya arti sahabat-sahabat bagi keberadaan kita dan teruslah pupuk hubungan yang baik melalui persahabatan!

DOA

Tuhan, aku bersyukur buat keberadaan sahabat-sahabatku. Mampukan aku untuk tetap menjaga kebersamaan dengan mereka. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin,

Selalu ada perbedaan di dalam sebuah hubungan, yang kadang menyebabkan masalah, tetapi juga menguatkan.

Semakin sadar bahwa mengalami proses pembentukan dan penajaman karakter melalui sesama sungguh amat sangat menyakitkan, tapi satu hal yang pasti membawa kebaikan. ~NIW

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s