[repost] Saat-Saat Mengerikan

Saat-Saat Mengerikan

Minggu, 28 April 2013

Saat-Saat Mengerikan

Baca: Mazmur 23

Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku. —Mazmur 23:4

Ketika anak sulung kami lahir, istri saya, Marlene, telah menjalani proses bersalin selama lebih dari 30 jam, dan ini membuat dirinya dan si bayi sangat tertekan. Dokter yang bertugas saat itu adalah seorang dokter pengganti yang tidak mengetahui keadaan Marlene dan kehamilannya. Alhasil, sang dokter tidak tanggap dalam memutuskan untuk melakukan bedah sesar darurat, dan trauma yang dialami bayi laki-laki kami membuatnya harus ditempatkan di ruang perawatan intensif pasca kelahiran. Pihak rumah sakit tidak berdaya menolong bayi kami untuk mengatasi keadaannya yang diakibatkan trauma itu.

Atas kasih karunia Allah, Matt pun pulih—tetapi rasanya tidak ada pengalaman lain di dalam hidup saya yang lebih mengerikan daripada saat-saat saya berdiri di sisi ranjang Matt di ruang perawatan intensif itu. Namun saya tahu Tuhan menyertai saya ketika saya berbicara kepada-Nya melalui doa.

Di saat-saat mengerikan di dalam hidup (dan semua keadaan lainnya juga), tidak ada yang bisa memberikan penghiburan pada hati yang sedang terluka kecuali kehadiran dan pemeliharaan Allah yang nyata. Daud sang pemazmur menulis, “Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku” (Mzm. 23:4).

Tuhan hadir di tengah rasa takut yang melanda dengan hebatnya. Kehadiran-Nya yang menghibur hati akan menopang kita melewati pencobaan yang terberat sekalipun. —WEC

Sewaktu hidupku tenang dan aman,
Ataupun susah menimpa—
‘Ku di mana pun, Tuhan yang menuntun,
Jiwaku, jiwaku tenanglah. —Spafford
(Buku Lagu Perkantas, No. 140)

Kehadiran Allah memberikan damai sejahtera.

Sumber: http://www.warungsatekamu.org/2013/04/saat-saat-mengerikan/

Dung sonang rohanghu di baen Jesus i
Porsuk pe hutaon dison
Na pos do roha ku
dituhanta i dipasonang
Tongtong rohangkon

Sonang do songang do
Dipasonang tongtong roha kon
Nang dihaliangi sibolis peau
Naeng agohononna muse
naung mate Tuhan ku
Mangolu ma au
Utangki nunga sae sasude

Sonang do sonang do
Dipasonang tong tong
Roha kon
Diporsan Tuhan ku
sandok dosa ki
Bolong to nadao do dibaen
Nang sada naso jujuronana bei
Namartua tondi ku dibaen

Sonang do sonang do
Dipasonang tongtong roha ki
Dipasonang tong tong roha kon
dipasonang dipasonang
Roha kon

It is Well with My Soul

When peace, like a river, attendeth my way,
When sorrows like sea billows roll;
Whatever my lot, Thou has taught me to say,
It is well, it is well, with my soul.

Refrain:
It is well, with my soul,
It is well, it is well, with my soul.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s