Becoming A Woman of Prayer

Masih ingat dengan perjuanganku untuk memperbaiki in Relationship ku bersamaNya? Coba mampir ke sini. :) Hampir empat bulan yang lalu aku merasa seMESTA menduKUNGku untuk kembali merajut hubungan yang akrab bersama Tuhan. Dan salah satu jawaban dari pergumulanku tentang hal ini adalah buku Becoming A Woman of Prayer (#BAWOP) yang sampai saat ini aku belum tahu siapa yang memilihkan buku ini untuk diberikan kepadaku. Tapi, aku percaya tidak ada yang kebetulan dan aku berterima kasih kepadanya, siapapun itu, yang sudah Tuhan pakai untuk menjadi jawaban atas pergumulanku yang satu ini.

Satu bulan, empat belas hari aku sudah mulai memperbaiki hubunganku dengan Tuhan, terlebih dalam hal jam doa pribadi. Aku mau membagikan apa yang ‘ku dapat dari buku ini. Ada banyak hal yang Tuhan bukakan dan ingatkan, tapi di masing-masing bab pasti ada satu bagian yang membuatku sangat tersentuh, sampai akhirnya sebuah kalimat sederhana keluar dari dalam hati dan pikiranku “You Are Awesome | i am amazed“. Aku baru sampai di bab yang kedua dari buku #BAWOP ini. Aku akan kutip paragraf yang membuatku terpesona dan tersentuh.

Bab I: Undangan Menuju Keintiman

"Allah penguasa seluruh alam semesta yang kekal, berkuasa, mulia ini ingin dekat dengan kita! Dia ingin kita memanggil, berseru, bernyanyi untuk-Nya. Dia rindu untuk mengasihi, memperbaharui, mendorong kita. Dia ingin menjawab semua panggilan kita dan memberitahukan kepada kita hal-hal yang besar dan tidak terpahami. Allah ingin kita tahu bahwa Dia selalu siap bersekutu; Dia selalu siap mendengarkan. Dia rindu menjadi bagian dari hidup kita, sehingga kita bisa datang kepada-Nya kapan saja. Dia mengatakan bahwa kita bebas memanggil-Nya di manapun kita berada, mengatakan apa pun yang ada di dalam hati kita. Dia bersukacita karena terlibat dalam hidup anak-anak-Nya, dan doa adalah karunia dan undangan menuju keintiman dengan-Nya."

Bab II: Berdoa Dalam Iman

"Saat kita datang dalam nama Yesus, itu sama saja seolah-olah Yesus yang berdoa. Itu sama saja seolah-olah - biar saya katakan dengan sangat lembut sehingga terasa sangat luar biasa - seolah-olah Yesus memegang lengan Anda dan membawa Anda menghadap Bapa dan mengatakan, 'Bapa, Ini adalah sahabat-Ku; kami mempunyai hubungan baik. Tolong berikan kepadanya apapun yang ia minta, demi Aku.' Dan Sang Bapa akan segera membungkuk dan berkata dengan sangat ramah, 'Apa yang kau mau? Kau akan menerima apapun yang kau minta bila Anak-Ku yang memintanya.'"

Dua bab dipelajari, dinikmati dan didalami, aku pasti menemukan satu hal yang membuatku terpesona dan aku yakin di bab-bab berikutnya juga ada hal yang akan membuatku terpesona lebih lagi. Nantikan update-annya di sini ya!🙂

“..hatiku haus dan lapar akan Engkau..”

Single? I’m in Relationship with GOD ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s