Theme Song BC 2012 (part 5) – Pergumulan Kita: “oleh” VS “karena”

Diselamatkan “karena” Iman
VS
Diselamatkan “oleh” Iman

 For it is by grace you have been saved, through faith—and this is not from yourselves, it is the gift of God—NIV (Eph 2:8)

English

  • through (melalui, oleh): From end to end of, or from side to side of; from one surface or limit of, to the opposite; into and out of at the opposite, or at another, point; as, to bore through a piece of timber, or through a board; a ball passes through the side of a ship. (preposition)
  • for (karena): Because; by reason that; for that; indicating, in Old English, the reason of anything. (conjunction)

 Greek

dia <1223> (oleh) 

dia dia

Pelafalan : dee-ah’
Asal Mula : a primary preposition denoting the channel of an act
Referensi : TDNT – 2:65,149
Jenis Kata : prep (preposition)
Dalam Yunani : di 147, dia 520, [di] 1
Dalam TB : oleh 162, karena 112, oleh karena 51, dengan 27, Sebab 23, Karena 19, melalui 14, dengan perantaraan 12, sebabnya 10, dalam 9, sebab 8, Oleh 8, Mengapa 8, dari 6, demi 6, olehnya 6, berhubung 5, Dengan 3, ke 3, di 3, melewati 2, Dengan perantaraan 2, yang 2, untuk 2, mengapa 2, olehku 2, oleh-Nya 2, Pada 2, sebab oleh 2, dari dalam 1, dari sudut 1, dan 1, dari atas 1, atas 1, dengan berbuat 1, Oleh karena 1, Jadi 1, Berdasarkan 1, atas nama 1, beberapa 1, berkat 1, berhubung dengan peristiwa 1, berdasarkan 1, dalam suatu 1, karena oleh 1, pada 1, pada waktu 1, orang 1, menyusur 1, memakai 1, secara 1, setelah 1, tetapi karena 1, waktu 1, tetapi 1, terus-menerus 1, setelah lewat 1, melintasi 1, melimpahkan 1, disertai dengan 1, kalau 1, di depan 1, di dalam 1, di bawah pimpinan 1, yang karena 1, karenanya 1, melakukannya dengan 1, melaluinya 1, maksud 1, maka 1, kauhiburkan 1, dengan menggunakan 1
Dalam AV : by 241, through 88, with 16, for 58, for … sake 47, therefore + 5124 44, for this cause + 5124 14, because 52, misc 86
Jumlah : 646
Definisi : (1) genetif. melalui (tempat): pada (waktu); selama; (dia pantov senantiasa; siang malam); sesudah dengan (barang); oleh (seorang); (2) akusatif: karena; dia touto sebab itu; dia ti mengapa?


karena, melalui, dengan, oleh, selama


1) through
1a) of place
1a1) with
1a2) in
1b) of time
1b1) throughout
1b2) during
1c) of means
1c1) by
1c2) by the means of
2) through
2a) the ground or reason by which something is or is not done
2a1) by reason of
2a2) on account of
2a3) because of for this reason
2a4) therefore
2a5) on this account


a primary preposition denoting the channel of an act; through (in very
wide applications, local, causal, or occasional):-after, always,
among, at, to avoid, because of (that), briefly, by, for (cause) …
fore, from, in, by occasion of, of, by reason of, for sake, that,
thereby, therefore, X though, through(-out), to, wherefore, with
(-in). In composition it retains the same general importance.


 

Ibrani Terkait :

gar <1063> (karena)

gar gar

Pelafalan : Gar
Asal Mula : a primary particle
Referensi :
Jenis Kata : conj (conjunction)
Dalam Yunani : gar 1034, [gar] 5
Dalam TB : Sebab 410, sebab 162, Karena 130, karena 94, Memang 5, Bahkan 3, memang 2, sebabnya 2, Sebab karena 1, Sebab oleh karena 1, Dan 1, Dengan 1, Jadi 1, Maka 1, Sesungguhnya 1, bahwa 1, namun 1, sebab ada 1, sebab karena 1, supaya 1, kepadaku 1, karena telah 1, Untuk 1, tetapi 1, karena bagiku 1, karena justru 1, Tetapi 1
Dalam AV : for 1027, misc 28, not tr 12
Jumlah : 1067
Definisi : kata penghubung: karena; memang


karena, maka, lalu


1) for


a primary particle; properly, assigning a reason (used in argument,
explanation or intensification; often with other particles):-and, as,
because (that), but, even, for, indeed, no doubt, seeing, then,
therefore, verily, what, why, yet.

Ibrani Terkait :

Bahasa

  • iman:[kata benda]: kepercayaan (yg berkenaan dng agama); keyakinan dan kepercayaan kpd allah, nabi, kitab, dsb:
  • oleh: 1 kata penghubung untuk menandai pelaku: rumah ini dibeli — ayahnya bulan lalu; tidak teringat — ibuku bahwa hari ini hari ulang tahun anaknya; 2 sebab; karena: tidak lapuk — hujan; binasa — perbuatannya sendiri; 3 akibat: — kurang hati-hatinya maka ia jatuh; 4 ark (ke)pada (yg menyatakan hubungan keluarga): ia pun kemenakan juga — Engku Payo; 5 bagi (untuk): persoalan itu menjadi pikiran — ku; 6 dengan: pohon itu sarat — buah;
  • karena: 1 kata penghubung untuk menandai sebab atau alasan: berani — benar, takut — salah; 2 disebabkan oleh; lantaran: dia sakit hati — kamu; Allah 1 menurut kehendak Allah; ikhlas; 2 prodeo; cuma-cuma;
  • konjungsi n 1 Ling kata atau ungkapan penghubung antarkata, antarfrasa, antarklausa, dan antarkalimat; 2 Astron pertemuan atau papasan semu antara dua benda angkasa atau lebih dl derajat rasi yg sama;
    koordinatif Ling konjungsi yg menggabungkan kata atau klausa yg berstatus sama, msl dan, tetapi, atau;
    subordinatif Ling konjungsi yg menghubungkan anak kalimat dan induk kalimat atau menghubungkan bagian dr kalimat subordinatif
  • preposisi /préposisi/ n Ling kata yg biasa terdapat di depan nomina, msl, dari, dengan, di, dan ke

Sarapan Pagi
Dalam ayat 8 Paulus kembali lagi kepada apa yang telah ia katakan dalam ayat 5 dan serentak menjelaskannya lebih lanjut. Ia katakan: Sebab karena kasih-karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan usahamu, tetapi pemberian Allah. Kata “Sebab” (=gar) menghubungkan ayat ini dengan parenthese dan ayat 5. Dengan memakai kata ini Paulus seolah-olah mau mengatakan bahwa apa yang ia tuliskan dalam paren-these di atas adalah benar: Mereka diselamatkan karena kasih-karunia. Dan ia menambahkan, oleh iman (= dia tês pisteôs). Iman adalah alat untuk memperoleh keselamatan atau – kalau mau – kasih-karunia Allah.

Iman dalam arti ini kita banyak dapati dalam surat-surat Paulus. Kecuali dalam nas kita, kata itu .disebut dalam Kolose (2:12 sebagai alat (tangan) yang menerima kebangkitan dalam Kristus, dalam Efesus 3:17 sebagai alat (jalan) yang membawa Kristus masuk dan berdiam di dalam hati anggota-anggota jemaat, dalam Roma 3:22 sebagai jalan yang memimpin kepada dikaiosunê (= kebenaran), dalam Filipi 3:9 (bandingkan Roma 3:30; Galatia 2:16) sebagai jalan yang memimpin kepada dikaiôthenai (= kebenaran), dalam Galatia 3:20 sebagai jalan yang memimpin kepada status anak.

Seluruh bagian ini sangat personal langsung mengenai tiap-tiap anggota Jemaat. Hal ini dapat kita lihat antara lain pada kata “kamu/ kalian” yang beberapa kali dipakai dalam ayat 8 ini dan ayat 9. Tetapi dengan pistis (iman) segi subyektifnya secara khusus menonjol ke muka. Paulus mengetahui. hal itu. Dan ia juga mengetahui, bahwa perkataannya dapat disalah-tafsirkan. Karena itu ia menjelaskan: Itu bukan usahamu! Sebenarnya tertulis: Itu bukan dari kamu (= touto ouk ex umôn )! Itu adalah pemberian Allah (= theou to dôron). Anggota-anggota jemaat harus tahu, bahwa keselamatan mereka bukanlah hasil usaha mereka sendiri, tetapi pemberian Allah. Malahan lebih daripada itu. Juga iman mereka adalah anugerah (kasih-karunia)-Nya.

Kesimpulan Pribadi
Secara harafiah (analisis bahasa), iman di situ bersifat kata benda. Logikanya, yang melakukan ‘kata kerja’ itu pasti ‘kata benda’. “oleh” itu bisa berarti lebih ke “pelaku”, sedangkan “karena” lebih ke “sebab, atau alasan”. Penggunaan kata “oleh” itu menandakan respon (tindakan) dari manusia untuk merespon keselamatan yang diberikan Allah kepadanya. Jadi bukan hanya sekedar sebab-akibat, tapi dibutuhkan tindakan dari manusia (sebagai pelaku, yaitu iman manusia) untuk meresponnya. (kalo kesimpulannya salah, tolong bantu koreksi, aku juga masih belajar, hehehe)

Sebelumnya: Part 4
Selanjutnya: Part 6

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s