Who am I?

Siapa Di Baliknya?

Baca: 1 Tawarikh 17:16-24

Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang. —Yakobus 1:17

Pada sebuah pertunjukan budaya di Bandung, Jawa Barat, kami menikmati suatu pertunjukan orkestra yang sangat mengagumkan. Sebelum pertunjukan tersebut berakhir, masing-masing dari 200 penonton yang hadir diberi sebuah angklung. Kami diajari untuk bersama-sama menggoyangkan angklung itu sesuai aba-aba yang diberikan sang konduktor. Segera kami merasa seakan-akan tampil di sebuah orkestra dan kami merasa sangat bangga akan kehebatan penampilan kami! Lalu saya menyadari, bukan kami yang tampil bagus; tetapi sang konduktorlah yang layak diberi penghargaan.

Demikian juga, ketika segala hal berjalan baik dalam hidup kita, mudah sekali untuk merasa bangga. Kita tergoda untuk berpikir bahwa kita memang hebat dan dengan kemampuan kitalah kita berhasil meraih kesuksesan. Pada masa-masa seperti itu, kita cenderung lupa bahwa di balik semuanya itu ada Allah kita yang baik. Dialah yang menggerakkan, mencegah, memelihara, dan melindungi kita.

Daud ingat tentang kebenaran itu: “Lalu masuklah raja Daud ke dalam, kemudian duduklah ia di hadapan Tuhan sambil berkata: ‘Siapakah aku ini, ya Tuhan Allah, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?’” (1 Taw. 17:16). Hati Daud meluap dengan penghargaan akan kebaikan Allah.

Lain kali jika kita tergoda untuk menganggap berkat yang kita nikmati adalah usaha kita semata-mata, mari berhenti sejenak dan mengingat bahwa Tuhanlah yang memberikan berkat. —AL

Bukan dari kekuatan atau kebaikan kita sendiri;
Seluruh kepercayaan kita di dalam nama Yesus:
Di dalam menara yang kuat ini kita berlindung;
Tuhan kekuatan kita, “Tuhan akan menyediakan.” —Newton

Tangan Bapa ada di balik segala hal-hal yang baik.

Who am I, that the Lord of all the earth
Would care to know my name
Would care to feel my hurt.
Who am I, that the Bright and Morning Star
Would choose to light the way
For my ever wandering heart.

Not because of who I am
But because of what You’ve done
Not because of what I’ve done
But because of who You’re 

I am a flower quickly fading
Here today and gone tomorrow
A wave tossed in the ocean
A vapor in the wind
Still You hear me when I’m calling
Lord, You catch me when I’m falling
And You’ve told me who I am
I am Yours, I am Yours

Who am I, that the eyes that see my sin
Would look on me with love and watch me rise again.
Who am I, that the Voice that calmed the sea
Would call out through the rain
And calm the storm in me
not because of who I am
but because of what You done
not because of what I done 
but because of who you are

I am the flower quickly fading
here today and gone tomorrow
a wave tossed in the ocean(ocean) 
a vapor in the wind
still You hear me when I call You 
Lord you catch me when I’m falling
and You told me who I am (I am)
I am Yours 

not because of who I am
but because of what You done
not because of what I done 
but because of who You are

I am the flower quickly fading
here today and gone tomorrow
a wave tossed in the ocean(ocean) 
a vapor in the wind
still You hear me when I call You 
Lord You catch me when I’m falling
and you told me who I am (I am)
I am yours, I am yours ,I am yours.

Whom shall I fear
Whom shall I fear
‘Cause I am Yours
I am Yours

‘‘Siapakah aku ini, ya Tuhan Allah, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?’’ ~Daud (1Taw17:16)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s