[resensi] If You Were Mine

Di suatu Sabtu petang aku pergi bersama seorang kawan ke salah satu toko buku di bilangan Jalan Merdeka, Bandung. Berawal dari ketidaksengajaan melirik-lirik novel terbitan Gagas Media, sampai akhirnya lirikanku terpaku pada salah satu novel terbitannya, yaitu If You Were Mine, memang tak berniat membeli novel itu, sehingga berusaha mencari tempat duduk untuk mencoba “melahap” novel tersebut. Ceritanya yang ringan, namun bisa membuatku terhanyut dalam ceritanya. Dan membuat imajinasiku berkeliaran dengan liar membayangkan suasana yang terjadi di dalam cerita tersebut.

Berikut kilasan tentang novel tersebut yang tertulis di sampul belakangnya:

“Kamu adalah jawaban bagi semua pertanyaan.
Alasan di semua hal terbaik dalam hidup.
Harapan bagi mimpi-mimpiku.
Kekuatan saat aku sendiri meragukan kemampuanku….

Jadi salahkah jika aku tak ingin siapa pun memilikimu?
Atau, haruskah aku mencintaimu untuk membuktikan keegoisanku?”

Setelah menyelesaikan novel ini (bukan dalam hari yang sama, karena waktu itu sudah malam, terpaksa menutup novel tersebut dan pulang dengan rasa penasaran bagaimana kelanjutan dan akhir ceritanya, akhirnya menyelesaikannya pada waktu, tempat dan hari yang berbeda :D), berniat mencari novel-novel lain dengan penerbit yang sama. Berikut cerita kelanjutannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s