Behind The Scene: Rabu Abu, 040412

Ini dia beberapa rintangan yang cukup sempat membuatku riweuh menjelang kepulanganku kemarin:

  1. Hujan
    Kemarin siang hujan angin melanda Dayeuh Kolot dan sekitarnya. Karena kekeuh mau pulang, “sabodo teuing dah, ujan-ujanan juga gua jabanin” (kata orang Sunda dan Betawi).
  2. Taksi
    Setelah packing aku pesen taksi, karena sebenernya agak ga rela juga kehujanan😛 hehe. Pesen taksi “BB” untuk jam 15.00, tapi sampe jam 14.40 belum dapat juga, ternyata ada 5 order-an yang belum dapat taksi juga, CS-nya tak dapat memastikan jam berapa aku dapat taksi. Dan ternyata sampai jam 16.30 belum dapat juga, padahal aku pesen travel jam 16.00. Pesen taksi “GR”, ga ada konfirmasi sampai aku nulis ini, hahaha. Untungnya aku punya inisiatif untuk langsung cabut dan milih gerimis-gerimis-an naik angkot (untungnya hujan angin-nya sudah reda).
  3. Banjir
    Karena jadinya naik angkot, aku harus jalan ke depan jalan raya Bojongsoang. Jalan yang paling dekat adalah lewat Gang Demang, dan apa yang terjadi saudara-saudara setelah sampai di sana? BANJIR! Yah, akhirnya muter dulu lewat jalan lain, dan tembus di jembatan Gang Demang.
  4. Uang
    Uang yang ku pegang hanya cukup untuk ongkos menuju pool travel “B” yang di Buah Batu (ada outlet baru :D), dan kurang untuk bayar travel. Makanya aku pesen taksi, niat hati mampir ke ATM dulu, terus langsung ke pool travel, secara hujan deras, agak malas jalan kaki ke ATM. Modal nekat, akhirnya berangkat juga (mana tau bisa bayar via debet), sampai di pool travel ternyata cuma bisa bayar via cash. Ya ampun! gimana ini? Aku ke ATM BR* yang di Buah Batu situ ternyata sedang dalam proses pengisian uang.
  5. Waktu
    Jam menunjukkan pukul 15.45, aku cuma punya waktu 15 menit untuk cari ATM dan kembali ke pool. Akhirnya, aku naik angkot ke salah satu mini market di sekitaran situ yang ada ATM Bersama-nya. Setelah berhasil ambil uang, aku kembali ke pool travel dan langsung mengonfirmasi keberangkatanku jam 16.00. Untungnya (lagi), travel-nya belum berangkat. Tak hanya sampai di situ masalah berpacu dengan waktu😀 Kemarin itu ada ibadah Rabu Abu di gereja dan aku pengen banget bisa dateng. Ibadahnya jam 19.00 sementara aku sampai di rumah jam 19.00, aku sms bokap “pak udah mulai?” | “belum, kalo udah nyampe ke sini masih keburu”Naro tas, sung cabs ke gereja naik bajaj (transportasi andalan😀 kalau ngejar waktu dan males naik turun angkot). Sampai di gereja pas khotbah baru mau mulai😀 “jodoh emang ga kemana”.

Nah cerita tentang Rabu Abu-nya ada di mari😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s