Via Dolorosa (bagian 1)

galau lagi..lagi galau..lagi lagi galau..galau lagi lagi
aku mau makan, ku ingat kamu
aku mau tidur, ku ingat kamu
aku mau pergi, ku ingat kamu
aku mau mandi, ku ingat kamu
oh cinTA, kenapa semua serba kamu?

Kemaren, 10 Januari 2012
Untuk pertama kalinya ketemu Pembimbing 1. Resah, gelisah, gundah, gulana rasanya. 5 bulan ga ketemu pembimbing, bukan salah beliau, salahnya emang di aku. Semester ini masih ngambil 2 matakuliah dan ternyata tugasnya seabrek-abrek, alhasil Tugas yang terAkhir malah ga kesentuh. Baru pertama kali ketemu udah ditolak, “Bab 2 ya? saya ga mau kalo itu. Saya yakin kamu udah baca-baca. Kita langsung lompat ke Bab 3 aja, perancangan. Satu minggu sanggup buat? tgl.17 ya ketemu lagi, sms dulu ya”. Keluar dari ruangan beliau langsung disambut gerimis mengundang, hadeuh ini langit beneran tau perasaan gw atau cuma mendramatisir yah?

dan, tiba-tiba inget gambar ini. Ada seorang teman yang pernah nge-share di FB. Bener kan ya? awal itu selalu jadi yang paling berat?😀 ibarat dorong mobil deh, awalnya pasti berat tapi kalo udah jalan jadi ga berat. Tapi ada adik angkatanku yang nambahin statement ini, dia bilang “hukum gaya di atas yang terberat bukan hanya untuk memulai tapi untuk memulai kembali jika kita telah berhenti”. Ya, ini juga benar.

Hari ini, 11 Januari 2012
Waktu mo mulai create Bab 3, rasanyaaaaaaaa astagaaaaaaaa >.< mo bikin apa? mo ngapain? gimana caranya? ya, sekali lagi aku cuma terpaku pada apa yang menjadi penghalang, bukannya nyoba bikin dan fokus pada apa yang bisa dikerjakan. Dasar melankolis, ujung-ujungnya pasti nangis. Udah gitu backsong-nya “Doa Mengubah Segala Sesuatu” pula, makin menjadilah.

Saat keadaan sek’lilingku
Ada di luar kemampuanku
Kuberdiam diri mencari Mu
Doa mengubah segala sesuatu

Saat kenyataan di depanku
Mengecewakan perasaanku
Kumenutup mata memandangMu
S’bab doa mengubah segala sesuatu

[REFF]
Doa orang benar bila didoakan
Dengan yakin besar kuasanya
Dan tiap doa yang lahir dari iman berkuasa menyelamatkan

S’perti mata air ditanganmu
Mengalir ke manapun kau mau
Tiada yang mustahil di mata Mu
Doa mengubah segala sesuatu

“Doa Mengubah Segala Sesuatu”, aku percaya itu. Kalaupun doa ga bisa mengubah kenyataan sesuai keinginan hati, minimal doa mengubah hati untuk bisa menerima dan tidak lari dari kenyataan untuk menyelesaikan setiap permasalahan. Tapi mo doa itu rasanya mulut ga bisa berkata-kata (karena lagi nangis😛 hehe) Akhirnya, kata-kata yang keluar “Tuhan, aku tau ini bakal jadi bagian terindah di tahun 2012, kenangan yang terlalu manis untuk dilupakan, tapi koq beraaaaat banget ya rasanya. Kalau memang jalan ini yang harus ku lalui dan salib ini yang harus tanggung, ajar aku untuk menjalaninya bersamaMu dan tetap mengandalkanMu, hiks”. Sambil berkata-kata terbata-bata lagunya ganti “Tuhan Dengar Doaku”, makin deres hujan di dalam, padahal di luar ga hujan T.T “..ku tahu Tuhan lihat semua tetes air mata..”

Saat teduh hari ini judulnya “Menderita adalah Kehormatan” -_- kayanya pas banget. Ini bukan pertama kalinya SaTe nge”pas” dengan pergumulan😀 Salah satu ayat SaTenya dari Yakobus 1 : 2-4 “Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.” Nampol bener baca ayat beginian >.< Ditambah lagi Bible Reading dari Maleakhi 1, lebih nampol lagi pas baca “Aku mengasihi kamu,” firman TUHAN. (Maleakhi 1 : 2a)

Okeh, sebagai penutup hari ini, tadi ada temen yang nge-share link dari kaskus. Ini video berhasil bikin gw nangis dan termotivasi kembali untuk bercinTA :’)

“It doesn’t matter you were finished at last, The important is…
You’ve finished what you have started”

“kita harus menyelesaikan apa yang telah kita mulai, walau hasil nya tidak seperti apa yang kita inginkan”

“lo udah START, ya sampe FINISH lah” ~Catatan Harian Si Boy

2 thoughts on “Via Dolorosa (bagian 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s