@PMKITTelkom 2009

-sambungan-

Tahun 2009 bukan sebuah tahun yang lancar menjalaninya, tapi sebuah tahun yang membuatku belajar bersukacita dan bersyukur menjalaninya. Tahun dimana grafik kehidupanku terjun bebas-sebebas-bebasnya-bebas nai bahkan :p hahaha. Mulai dari HPDT-HPDS-bahkan studi mengalami terjun bebas🙂 HPDT yang cuma sekedar jadi rutinitas, HPDS yang bermasalah, dan studi yang ga bisa dihandle karena kurang baik memanajemen waktuku. Waktu itu masih menjalani kepengurusan di PMK sebagai anggota pubdok. “SKS” dan “tugas-tugas” di PMK yang kadang lebih “menarik”, membuatku terbuai dan sempat kehilangan kendali di studi. Tapi aku tidak mempersalahkan pelayanan sebagai masalah utama. Masalah yang terutama adalah di dalam diriku sendiri. Dan semester genap di 2009 itu matakuliahnya susah-susah dan banyak tugas yang harus diselesaikan.

#Februari-April 2009
Indahnya Kelompok Kecil yang sudah kualami 2 tahun sebelumnya [2007-2008], menuntutku untuk bisa membagikan apa yang sudah pernah ku dapatkan. Bulan ini, banyak dan sering diingatkan tentang menjadi seorang PKK [Pemimpin Kelompok Kecil], yang paling ku ingat motivasiku dulu: “aku ga mau adik-adik 2009 bagaikan domba tak bergembala”, #hammer hihihi😀 Lewat ibadah jumatan makin dikuatkan untuk mengambil bagian dalam pelayanan ini. Khotbah di gerejapun ga kalah menguatkan aku.  Di salah satu hari minggu, di salah satu lagu dalam lembar liturgi hari itu ada lagu yang terus menggelitikku saat terlintas pemikiran untuk mundur dari pelayanan sebagai PKK:

Nyanyikan Kidung Baru [NKB ] No.200
Syair: Out in the Highways and Byways of Life / make Me a Blessing; Ira B. Wilson
Terjemahan: E.L. Pohan
Lagu: George S. Schuler
Hak Cipta: Rodeheaver Co.
Hak Cipta: George S. Schuler

Di jalan hidup yang lebar, sempit,
orang sedih mengerang.
Tolong mereka yang dalam gelap;
bawalah sinar terang!

Refrein
Pakailah aku, jalan berkatMu,
memancarkan cahayaMu!
Buatlah aku, saluran berkat
bagi siapa yang risau penat.

Wartakan Kristus dengan kasihNya;
pengampunanNya penuh.
Orang ‘kan datang ‘pabila engkau
menjadi saksi teguh.

Seperti Tuhan memb’ri padamu
dan mengasihi dikau,
b’ri bantuanmu di mana perlu,
Yesus mengutus engkau!

Bukan suatu hal yang mudah untuk membuat keputusan menjadi seorang PKK. Banyak hal yang harus dipersiapkan dan dituntut dari status sebagai “seorang PKK”. Rohani yang dewasa, teladan hidup yang baik, dan lain-lain. Di tengah-tengah pergumulan studi yang sedang terjun bebas, teladan hidup yang belum bisa jadi contoh, dsb. “Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku–” 1 Timotius 1 : 12, pada akhirnya aku memutuskan untuk mengisi formulir CPKK [Calon PKK] dan mengikuti serangkaian diklat selama satu bulan+tugas-tugas yang harus diselesaikan.

Ohya, selain itu di bulan ini aku juga ikut kepanitiaanku yang ketiga selama di kampus. Kepanitiaan Kebaktian Padang [ret-reatnya Alumni-Pra Alumni, pelaksanannya bulan Maret 2009]. Menurutku ini kepanitiaan yang “paling-paling” selama aku mengikuti kepanitiaan😀 haha. Dan ini kepanitiaan kedua yang menolakku masuk sie.TraKKom >.< di kepanitiaan ini aku masuk sie.Acara [NaKaKePa: aNakAcaraKebaktianPadang namanya :)], #hadeuh! Sudah dapat dipastikan ini sie. yang paling sering dan banyak rapat :)) tapi bersyukur aku menikmatinya.

#Mei 2009
Bulan Diklat, jadwal penuh selama satu bulan, senin-rabu, sabtu-minggu [diklat susulan]. Ada diklat PA [Pendalaman Alkitab], Diklat EE [Evangelism Explosion], Diklat Manajemen Waktu dan Uang. Itu beberapa hal dasar yang harus dimiliki seorang CPKK untuk memulai perjalanannya menjadi PKK. Doa serta dukungan yang diberikan kakak PAku yang sudah tak berada di DaKo dan sekitarnya sangat berarti buatku waktu itu.

#Juni 2009
Satu tahapan lagi yang harus dilalui jika benar-benar ingin menjadi seorang PKK, Vision Camp. VC 2009 bertemakan “wanna be a shephered?” | mau jadi seorang gembala? | harus bisa mengasihi Tuhan lebih dulu, kemudian mengasihi domba-domba yang dipercayakannya kepada kita. Jargon VC waktu itu “wanna be a shephered?” | “I love JESUS!”. Ya, terus dikuatkan untuk menjadi seorang PKK. Banyak hal yang dibukakan di VC, benar-benar mencari visi Tuhan dalam hidup ini. Apakah benar tahun ini menjadi tahun yang tepat untuk aku menjadi seorang PKK? “Amanat Agung” semakin sering mengingatkanku dalam hari-hari terakhir sebelum mengambil keputusan.

#Juli-Agustus 2009
2009 adalah tahun keduaku di ITT, itu berarti wajib ikut yang namanya Geladi a.k.a magang [dan wajib di PT Telkom]. Sempat bingung mau geladi dimana, karena waktu itu kantor Telkom yang deket rumah kuotanya udah penuh, alhasil masuklah ke kantor Telkom di Jakarta Barat, “sejauh Timur dari Barat” ya, sejauh itulah perjuanganku Geladi, rumah di Jakarta Timur-geladi di Jakarta Barat, berangkat pagi pulang malem, belom lagi kalo bawa kerjaan ke rumah, tekanan dari ass.manager yang ngebimbing, dapet divisi yang cuma “duduk di balik meja” ngerjain tugas, hahaha.. Geladi bener-bener ngasih pengalaman dan gambaran tentang dunia kerja🙂

Geladi biasanya menjadi masa-masa “galau” buat CPKK. Kondisi rumah yang mungkin aja bikin orang malu untuk Saat Teduh, apalagi baca buku rohani, apalagi PA pribadi, persekutuan cuma di gereja dan itu cuma hari minggu. Masa-masa geladi menjadi ujian yang benar-benar berat bagi seorang CPKK, dan ga sedikit orang yang sudah melewati diklat bahkan VC bisa gugur  dalam perjuangannya menjadi seorang PKK. Bulan Juli-Agustus merupakan masa penantian kami “melahirkan” anak-anak yang nantinya akan dibina melalui Kelompok Kecil. Semangat dari kakak-abang Sie.KK, dari teman-temin CPKK yang lain, juga dari kakak PA sangat berarti. “Dijaga ya kandungannya, jangan sampai keguguran”, itulah kalimat yang sering diucapkan di masa-masa penantian ini😀

Fix jadi PKK, sung dihubungi jadi pengurus lagi, tapi kali ini di Sie.Kelompok Kecil. Berbeda dengan penghubungan waktu jadi pubdok, waktu dihubungi jadi pubdok aku antusias, tapi waktu dihubungi jadi se.KK aku ngerasa sie.KK bukan bagianku. Dikasih waktu untuk menggumulkan, akhirnya aku menjawab tidak pada awalnya, karena dari segi teladan hidup aku bukan orang yang baik untuk diteladani, kedua masa kepengurusan selama 2 tahun agak berat menjalaninya. Semakin hari semakin dingatkan untuk bersyukur dengan anugerah pelayanan yang Tuhan berikan dan tidak berlari dari panggilan Tuhan. Ini juga bukan suatu hal yang mudah untuk akhirnya menjawab “iya, aku bersedia dengan segenap hatiku”. Sekali lagi “Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku–” 1 Timotius 1 : 12.

#September 2009
Bible Camp 2009 menjadi BC ke-3 ku selama di ITT. 2007 jadi peserta, 2008 panitia, 2009 PKK, di tempat yang sama, Wisma Aloysius, Ciwidey dengan suasana dan orang-orang yang berbeda. Di BC ini keluarga Kelompok Kecilku yang baru semakin akrab. Ohya, nama AKKku: Stephani Simanungkalit, Ivonne Sari Indah, Olivia Febrina Tambunan [semua Batak, fix makin terbatakisasi, hahahaha]. Kami semua berkacamata, alhasil nama PA kami adalah gLasses’ter [read: saudari berkacamata :p]

#Oktober 2009
Di tahun ini adalah ulang tahunku yang ke-4 di luar Jakarta, ke-3 tanpa keluarga🙂 tapi aku punya keluarga baru, hihihi..ada exist’a dan gLasses’ter yang ngerayain😀 juga ada sie.KK yang ngeryaian, di sie.KK aku jadi perayaan ulang tahun pembuka🙂 Terima kasih untuk segala sesuatunya, aku benar-benar punya keluarga baru di Bandung ini.

ternyata banyak juga ceritaku di 2009, ini belum semua lho, masih ada cerita-cerita yang inexpressible🙂 *takterkatakan hahaha

-bersambung-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s