Persekutuan Doa Kota-November 2011

Saat satu jari terluka, jari yang lainnya pasti turut merasakan apa yang dirasakan si jari yang terluka, bahkan seluruh tubuh inipun merasakannya juga. Hal ini menyebabkan kita merasa sulit melakukan suatu pekerjaan, yang ringan saja, pasti terasa sangat sakit, dan jari yang lainpun menjadi kesulitan karena kekurangan salah satu anggotanya. Begitu juga dengan kita, “tak sanggup sendiri” tanpa orang lain. Terlebih saat orang lain terasa menjengkelkan, sementara kita membutuhkan mereka. Pada saat itulah kita harus menanggalkan jubah keegoisan dan menggantinya dengan jubah kesejahteraan bersama. Kita membutuhkan orang lain untuk mengerjakan hal-hal tertentu, baik dalam bentuk moril maupun materil. Bahkan kita juga membutuhkan bantuan mereka dalam bentuk spiritual. DOA. Ya,itu dia.

Kondisi dimana kita membutuhkan orang lain, membuat tema “YANA: You Are Not Alone” diangkat dalam Persekutuan Doa (PD) Kota yang pertama pada 9 Oktober 2011 yang lalu. Tujuan PD Kota bulan Oktober ini adalah menyegarkan kembali semangat pelayanan kota. PD Kota ini sebagai salah satu bentuk follow up KKRJB IX – Juni 2011. Kami, tim PMKB, bersyukur atas terselenggaranya PD Kota yang pertama ini, walaupun jemaat yang hadir belum terlalu banyak. PD Kota yang pertama ini dihadiri 9 orang dari 5 PMK yang berbeda: PMK Chollose 323, PMK Poltek TEDC, PMK IT Telkom, PMK Open House dan PMK Jatinangor. Diawali dengan lagu “The Body Song”, Melissa memimpin pujian dan Bang Asbar mengiringi melalui permainan gitarnya. Lagu ini mengingatkan bahwa kita adalah anggota Tubuh Kristus yang saling membutuhkan satu sama lain. Kemudian PD dilanjutkan dengan mengangkat beberapa pokok doa. Setelah mengangkat pokok doa, Bang Ivan membagikan renungan tentang Pelayanan Kota, ayat renungannya terambil dari Efesus 4 : 1-16 dan yang menjadi ayat emasnya adalah Efesus 4 : 13 yang merupakan ayat dasar dari pelayanan PMK Kota Bandung. Tak sampai di situ, PD dilanjutkan dengan sharing berkelompok tentang kondisi PMK di kampus masing-masing dan bertukar pokok doa. Sharing yang dilakukan sambil menyantap kudapan ringan dan meminum segelas teh hangat, membuat suasana menjadi semakin akrab. Melalui sharing berkelompok ini, tim PMKB berharap teman-teman dari PMK yang hadir dapat mengetahui kondisi dari teman-teman PMK yang lain.

Ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Lagu “Jadikan Kami Satu” mengakhiri pertemuan kami dalam PD Kota kali ini. Tim PMKB berharap ini bukan PD Kota yang pertama dan terakhir, tetapi kami berharap PD Kota ini dapat diadakan kembali dan mungkin bisa diadakan rutin setiap bulan atau setiap dua bulan sekali. Rencananya kami akan kembali mengadakan PD Kota pada bulan Desember, nantikan kabar selanjutnya ya :) Kiranya semangat pelayanan kota tidak hanya berhenti sampai di sini, tapi terus dapat dilanjutkan dan dikembangkan. Mungkin belum banyak hal yang dapat kita lakukan untuk terlibat dalam pelayanan kota, namun melalui hati yang mau berdoa bagi orang lain dapat menjadi langkah awal kita terlibat dalam pelayanan kota ini. Bersyukurlah untuk orang-orang yang bekerja di “balik layar” kehidupan kita, yang senantiasa berdoa syafaat untuk kita yang mungkin tidak kita ketahui, karena tidak jarang apa yang kita dapatkan saat ini adalah salah satu jawaban doa mereka. Dan, jadilah orang-orang yang terlibat dalam kehidupan orang lain, sekalipun hanya di “balik layar” kehidupannya, berdoa syafaatlah untuknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s